Pada hari Rabu (21/6/2023), Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon (STTC) menjadi lokasi pembekalan skema Ahli dan Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) umum. Program ini sudah dilaksanakan sebanyak empat kali di STTC, yaitu pada tahun 2017, 2022, dan 2023. Kepercayaan ini diberikan karena STTC memiliki reputasi yang baik dan terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Program pembekalan K3 Umum diikuti oleh 20 peserta operator K3 Umum, sebagian besar peserta berasal dari Mahasiswa STTC dan 20 peserta ahli K3 Umum. Drs. Tia Sugiri, S.T., M.Pd., Ketua Lembaga Pelatihan Kerja Teknik Indonesia (LPKTI) menjadi narasumber pembekalan pada hari Rabu (21/6/2023), diperuntukkan bagi 20 peserta operator K3 Umum dan 20 peserta ahli K3 Umum.
Dr. Adam Safitri, S.T., M.T. menjelaskan bahwa setelah pembekalan, para peserta akan mengikuti uji kompetensi sesuai tingkatan masing-masing, operator pada hari Jum’at (23/6) dan ahli K3 Umum pada hari Sabtu (24/6). Sebanyak 2 asesor dari LSPTTI-BNSP akan menguji para asesi, Dr. Adam Safitri, S.T., M.T. berharap para peserta mengikuti pembekalan dengan serius dan lulus uji kompetensi dengan hasil yang baik.
Kebutuhan tenaga kerja profesional di industri terkait K3 semakin meningkat. Namun, tidak banyak yang memiliki sertifikasi K3 khususnya di sektor Teknik Sipil dan Arsitektur, karena memerlukan SDM yang mumpuni. Salah satu indikasi SDM mumpuni di sektor Teknik Sipil dan Arsitektur adalah pemahaman K3 yang memadai serta dinyatakan lulus uji kompetensi. Hal ini diperlukan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja di sektor tersebut.


