Seminar Nasional
Pembicara: Ir. Djoko Gunawan, M.T. (Sekertaris Daerah Kabupaten Brebes).
Memaparkan penerapan aplikasi geosintetik terhadap kondisi geografis Kabupaten Brebes yang terdiri dari 17 kecamatan yang mempunyai kondisi topografi berupa pegunungan, bukit, dataran dan rawa serta kondisi geografis mayoritas bertanah Aluvial, Latosol dan Litosol (lempung, lumpur dan berpasir) yang berakibat pada kesulitan membangun infrastruktur khususnya jalan karena tanah yang labil (terus bergerak). Oleh karena itu diaplikasikan geosintetik berupa PVD dan PHD dan pemanfaatan geomembrane atau geoteksti non woven.
Pembicara: Dr. Adam Safitri, S.T., M.T. (Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon).
Memaparkan pengembangan model data livestream kuantitas dan kontinuitas air PDAM berbasis sistem informasi geografis. solusi terkait dengan pengelolaan air agar maksimal. Dalam artian, debet air yang mengalir lancar ke pelanggan dan tidak bocor karena menyebabkan pemborosan. Ketersedian air bersih terkait erat kaitannya dengan kondisi kependudukan di suatu wilayah. Salah satu teknologi tersebut yakni EPANET 2.0 dapat menjadi alat yang cocok untuk menghubungkan model jaringan perpipaan. Quantum Geography Information System (QGIS) model hidrolika dan parameter simulasi dimuat dalam aplikasi, simulasi dapat diluncurkan melalui suatu tahap pemrosesan. Model sistem jaringan induk yang sudah dibuat menggunakan aplikasi QGIS lalu dimasukan ke dalam program aplikasi EPANET 2.0. Aplikasi ini dilakukan oleh multi disiplin ilmu Yaitu : Hidrolika, Teknik Informatika, Teknik Geografi dan Pemrograman IT, dengan metode ini pengumpulan data dapat diakses secara real time sehingga setiap titik permasalahan dapat diatasi dengan cepat dan tepat (akurasi data).
Pembicara: Prof. Ir. Pratikso, M.ST., Phd.
Memaparkan “Perbaikan Tanah Lunak dengan Geosintetik”,
definisi Geosintetik, Lembaran sintetik terbuat dari polimer yang terkait tanah, batuan dan bahan lainnya yang mulai dfigunakan pada awal tahun 80an.
Geocomposite, gabungan 2 bahan yang berbeda kualitasnya yang bekerja secara bersama sama.
Rekayasa terhadap kondisi tanah berlempung dan berlumpur dilakukan oleh geosintetik dengan memakai PVD (Prefabricated Vertical Drain) bahan yang berbentuk pipih memanjang mempunyai rongga yang dibungkus dengan filter jaket, digunakan untuk menyedot atau mengeluarkan air secara vertikal. Yang nantinya akan mempercepat proses konsolidasi tanah dan tanah akan lebih cepat turun memadat. Jika normalnya tanah lempung mencapai proses konsolidasi 90 persen dalam waktu 40 tahun, maka dengan PVD konsolidasi dapat terjadi dalam waktu 6 bulan, hanya saja dilakukan saat musim kemarau. PVD dapat dikombinasikan dengan PHD (Prefabricated Horizontal Drain).
Penandatangan MOU (Perjanjian Kerjasama)
Penandatanganan antara STT Cirebon dengan Fakultas Teknik Universitas Muhadi Setiabudi, dalam hal kerjasama Tri Dharma pendidikan yang meliputi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
Penandatangan MOU di wakili oleh Dr. Adam Safitri, S.T., M.T. (Ketua STTC) dari STT Cirebon dan Abdul Khamid, S.T., M.T. dari Universitas Muhadi Setiabudi Brebes.











